Entri Populer

Selasa, 22 Oktober 2013

TAHAPAN KERJA DARI BANGKA BOR


1




    - Buat lobang seukuran pipa casing sedalam 30 cm, tanah galian tersebut dimasukkan ke dalam bak ukur tanah
2.      Pipa casing dan casing shoe pertama dimasukan kedalam lobang yang dibuat
3.      Tancap pipa casing pada lapisan tanah, posisinya harus tegak lurus
4.      Pasang kepala buluh pada pipa yang tertancap, putar kepala buluh sampai tersambung kuat dengan pipa casing.
5.      Pasang roda bor di kepala buluh dan putar agar roda tidak goyang
6.      Pemboran,
-          4 orang naik keatas roda bor
-          Lonceng dinaikkan keatas roda dan dimasukkan kedalam lobang pipa, tahan dengan besi cabang agar lonceng tidak jatuh kedalam pipa
-          Naikkan galah 1,5 meter keatas roda dan sambungkan dengan ulir lonceng, putar sampai kuat
-          Pasang kunci stang pada galah lebih kurang 50 / 60 cm diatas roda estik, kunci kuat agar tidak goyang
-          Bersihkan tangkai kunci dan galah dari pasir, dengan air agar tangan krew bor tidak sakit ketika memegang tangkai kunci
-          4 orang diatas roda memegang tangkai kunci stang mengangkat dan menumbuk lonceng pada lapisan tanah, lapisan tanah yang terpotong akan tertampung ke dalam bailer
-          Setelah batas estik rata dengan permukaan kepala buluh, hentikan penumbukan, krew bor dibawah akan memutar pipa searah jarum jam maka pipa akan masuk perlahan dan setelah pipa tidak masuk lagi hentikan pemutaran, dan mulai penumbukan lagi.
7.      Pengambilan conto lapisan
-          Setelah pipa  masuk lebih kurang 30 cm, angkat lonceng ke atas
-          Buka galah dari sambungan lonceng, turunkan galah yang terpasang kunci stang
-          Turunkan lonceng dan tuangkan perlahan lahan conto tanah yang ada didalam lonceng kedalam bak ukur tanah dan jangan sampai tumpah keluar
-          Mandor / pengawas / juru bor harus mengamati conto yang keluar dari lonceng untuk menentukan jenis lapisannya dan warna lapisan
-          Lalu ulangi kegiatan pemboran secara berulang ulang dengan proses pengerjaan yang sama sampai pemutusan lapisan persatu meter dan sampai pemboran mencapai kong atau batuan dasar
8.      Sambung pipa casing kedua
-          Turunkan roda bor dan semua peralatan yang ada diatas roda bor
-          Buka kepala buluh dengan palu ( 5 atau 3 kg ), angkat dan pinggirkan pada tempat yang aman
-          Ambil pipa casing yang baru dan sambungkan dengan pipa casing yang sudah tertancap pada tanah
-          Pasangkan kepala buluh, sambungkan pada pipa casing
-          Roda bor dimasukan pada kepala buluh, putar agar kepala buluh tidak goyang
9.      Pemboran lanjutan
-          Kegiatan yang dilakukan sama pada saat pemboran awal, hanya di tambah galah 1,5 meter
-          Lakukan pengambilan conto lapisan tanah seperti pengambilan conto tanah pada pipa casing pertama
-          Pekerjaan ini dilakukan secara berulang ulang dengan proses yang sama sampai pemboran selesai ( mencapai batuan dasar )
1.  Pencabutan pipa casing
-          Angkat dan turunkan roda bor dan semua peralatan yang ada diatasnya, tempatkan pada posisi yang aman
-          Buka kepala buluh dari sambungan casing
-          Pasang kunci dauble ( dauble casing wrench ) pada casing, gunanya untuk menahan pipa jangan sampai jatuh dalam lobang bor waktu pembukaan casing dan memuta casing setengah lingkaran agar lebih mudah waktu pencabutan casing
-          Belitkan rantai pencabut pipa pada casing bagian bawah
-          Pasang kayu cabang dan tegakkan disamping casing, letakkan kayu pengungkit diatas kayu cabang
-          Beberapa orang krew bor naik diatas kayu pengungkit dan sebagian lainnya memutar casing
-          Perlahan casing akan terungkit, buka casing dari sambungan dan tempatkan pada posisi yang aman
-          Pekerjaan ini dilakukan secara berulang ulang hingga pipa habis tercabut
-          Pemakaian kunci dauble setiap pembukaan casing sangat disarankan untuk mengantisipasi jangan sampai pipa jatuh kedalam lobang bor


  Pengukuran volume conto
-          Conto yang ada dalam bak ukur tanah dibuang airnya jangan ada conto pasir yang terbuang
-          Ukur volume dengan penggaris ketebalan conto dalam bak ukur tanah, 10 cm berarti volume conto 10 liter
                                         40 cm
                                                                               30 cm

                                                                                      25 cm
Di ambil luas persegi panjang             = P x L x T
                                                            = 40 x 25 x 30
                                                            = 30.000 cmᶟ → 30 dmᶟ
1 liter = 1 dmᶟ → jadi kalau 30 dmᶟ = 30 liter
Jadi diasumsikan kalau 1 cm sample dalam bak ukur tanah berarti sama dengan 1 liter sample yang didapat  
Perhitungan liter dan recovery :
Di ambil dari contoh memo Bangka Bor  
NO
DARI
SAMPAI
TEBAL
LITHOLOGI
WARNA
LITER
ISI %
1
0.00
1.00
1.00
PK, PH
A
10
83
2
1.00
2.00
1.00
PK, PH
A
9.5
79
3
2.00
3.00
1.00
PK, PH
A
10.5
87
4
3.00
4.00
1.00
PK, PH
A
10
83
5
4.00
4.50
0.50
PK, PH
A
5
83
6
4.50
5.50
1.00
LP, PK, PH
A
10.5
87
7
5.50
6.50
1.00
LP, PK, PH
A
11
91
8
6.50
7.50
1.00
LP, PK, PH
A
10
83
9
7.50
8.50
1.00
LP, PK, PH
A
10.5
87
10
8.50
9.50
1.00
LP, PK, PH
A
10
83
11
9.50
9.80
0.30
Skiss
M
97
85

Misalkan sebuah pipa bor mempunyai diameter 124 mm, dengan rumus KB ( koefisien Bor )    =   1     = 1 : ( 3,14 x (62²) ) = 1 : 12070,16                                                             πr²                                          = 0,00008285 mm²                                                      jadi KB yang didapat                         = 0,83 dm²
           
                       
Recovery ( isi % ) = Volume di dapat x KB               x 100%
                                             Tebal

Misalkan di dapat = 10 liter x 0,83     x 100%   =   83 %
                                      1 meter
Sedangkan untuk recovery seluruh dalam 1 lobang bor :
Jumlah liter x KB                    x 100%
Jumlah dalam

97 liter x 0,83                          x 100%            =  85%
9,5 meter